BisnisReviews

4 Tips Investasi P2P Lending Agar Untung Maksimal

Tidak hanya reksadana saja, P2P lending investasi juga mulai digemari banyak orang karena return besar yang diberikan. Tapi, jangan asal pilih. Pahami dulu apa itu investasi P2P Lending agar untung maksimal!

Kamu sudah tahu apa itu investasi P2P Lending? Simpelnya, P2P Lending adalah salah satu jenis investasi yang akan menjadi jembatan antara Kamu (lender) untuk meminjamkan modal dalam jangka waktu tertentu kepada peminjam (borrower).

Biasanya, uang yang Kamu investasikan ini akan disalurkan kepada pemilik usaha atau UMKM. Makanya kita nggak boleh asal “pinjamkan” uang kita, dan harus paham betul tentang investasi P2P Lending ini. Dengan “mengantongi” cara berinvestasi P2P Lending yang tepat, akan membantu kita mendapatkan keuntungan maksimal.

Lantas seperti apa cara investasi P2P Lending agar aman dan dapat hasil yang maksimal?

Pastikan sudah terdaftar di OJK

Tips pertama sebelum memulai investasi P2P Lending adalah mengecek perusahan P2P Lending di situs OJK. Meskipun sekarang sudah dimudahkan terkait pendaftaran, pastinya juga harus ingat untuk memastikan perusahaan P2P Lending yang dipilih sudah terdaftar OJK. Hal ini untuk meminimalisir risiko investasi bodong.

Cek track record-nya

Kamu juga harus cek track record perusahaan P2P lending teraman yang dipilih. Hal ini bertujuan untuk melihat seberapa profesional dan dapat dipercaya atau tidaknya untuk berinvestasi.

Jika mereka terpercaya, pastinya akan terus memberikan kabar perkembangan investasi yang dilakukan. Kemudian, mereka juga pastinya akan aktif merespon pertanyaan dan keluhan para investor atau calon investor.

Bahkan, Kamu pun bisa melihat review orang lain tentang perusahaan P2P Lending melalui media sosial atau website resmi perusahan, apakah positif atau sebaliknya.

Cek fact-sheet

Selanjutnya mengecek fact-sheet, atau ringkasan tentang siapa yang akan mengajukan pinjaman, atau kepada siapa uang Kamu akan diinvestasikan. Kamu bisa melihat bidang usaha apa yang dijalankan, kemudian sejak kapan berdiri, hingga riwayat peminjaman yang pernah dilakukan.

Dengan mengetahui fact-sheet, akan membantu Kamu lebih siap berinvestasi dan mendapatkan bayangan bagaimana perkembangan bisnis UMKM yang akan dijalankan kelak.

Tetap harus diversifikasi investasi

Satu lagi tips investasi P2P Lending yang tidak boleh dilupakan adalah melakukan diversifikasi. Apapun jenis investasi yang dipilih, diversifikasi adalah hal sangat penting untuk meminimalisir risiko kerugian. Oleh karena itu, jangan hanya meletakkan 100% modal investasi pada satu peluang pendanaan.

Contohnya, Kamu berinvestasi dengan memberikan pinjaman pada tiga pemilik usaha. Jika salah satunya terlambat mengembalikan uang atau gagal bayar, Kamu masih memiliki dua pegangan yang masih lancar dan menguntungkan.

Nah, itu adalah 4 tips memulai investasi peer to peer lending Indonesia terbaik. Ingat, segala investasi memiliki risikonya masing-masing; semakin tinggi bunga yang diberikan, tentunya juga akan risiko yang ada.

Oleh karena itu, pastikan untuk memahami risikonya dan disesuaikan dengan kondisi finansial Kamu. O, iya, pastikan juga dana darurat sudah siap sebelum kita memulai investasi, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button